Kurikulum 2017

Berikut ini beberapa point penting dari Kurikulum 2017
1. Kurikulum 2017 akan diberlakukan mulai 14 Agustus 2017 untuk angkatan 2015,
2016, dan 2017. Untuk angkatan 2014 keatas masih menggunakan kurikulum 2012
dengan catatan pada bulan Agustus 2018 telah mencapai 138 sks. Jika tidak
memenuhi maka konsekuensinya harus mengikuti perubahan kurikulum baru yaitu
kurikulum 2017. Bagi angkatan 2014 keatas yang mengikuti kurikulum 2017 maka
Departemen akan membuka kelas untuk mata kuliah yang awalnya pilihan menjadi
wajib yang belum diambil pada semester depan.
2. Peminatan statistika yang semula SKA dan SBI berubah menjadi bidang Ekonomika
dan Bisnis, bidang Industri, bidang Komputasi dan bidang Sosial dan Pemerintahan.
3. Ada beberapa mata kuliah yang dihilangkan karena dianggap kurang relevan yaitu
diantaranya Ilmu Sosial Budaya Dasar (3 SKS), Teknologi Informasi (2 SKS),
Pengantar Logika Matematika (3 SKS), Standarisasi (3 SKS), Pend Kewarganegaraan
dan Pancasila (3 SKS) menjadi Pancasila (2 sks) dan Kewarganegaraan (2 sks). Jika
mahasiswa telah mengambil mata kuliah tersebut maka nantinya nilai akan dikonversi
ke mata kuliah lain sebagai penggantinya dan bagi mahasiswa yang ingin melakukan
pengulangan atau perbaikan maka dapat mengulang pada mata kuliah hasil konversi.
3. Konversi mata kuliah dapat dilakukan mahasiswa dengan konsultasi dosen wali.
4. Selain penghapusan beberapa mata kuliah, terdapat pula mata kuliah baru, beberapa
perubahan mata kuliah pilihan menjadi wajib, dan perubahan mata kuliah yang pada
kurikulum 2012 ditawarkan pada semester gasal menjadi semester genap pada kurikulum 2017 atau sebaliknya. Daftar mata kuliah yang mengalami perubahan
tersebut dapat dilihat di link berikut.
https://drive.google.com/file/d/0BxpcrDKdN4myNVhtYUdHbnBzRVU/view
5. Pihak Departemen akan mengusahakan agar pemberlakuan kurikulum 2017 tidak
merugikan mahasiswa. Oleh karena itu, jika mahasiswa merasa belum jelas dan
bingung bisa dikonsultasikan ke dosen wali atau pihak Departemen.